NADIKABAR.COM — Seekor buaya berukuran besar kembali muncul di sungai wilayah pesisir Timur Sidoarjo. Kali ini, buaya tersebut terlihat di sungai belakang pergudangan CIP, Desa Kemiri, Kecamatan Buduran, Rabu (19/8/2026) sore.

Kemunculan buaya itu pertama kali diketahui rombongan pemancing yang hendak berangkat menggunakan jasa perahu milik warga. Saat itu, kondisi permukaan air sungai sedang surut.

Pemilik perahu, Hidayat, mengatakan rombongan pemancing tiba-tiba melihat seekor buaya berada di pinggir sungai. Buaya tersebut kemudian berpindah tempat ketika mengetahui adanya aktivitas manusia.

"Rombongan pemancing mau berangkat, tiba-tiba melihat ada buaya di pinggir sungai. Saat itu air sedang surut. Ketika ada rombongan, buayanya kemudian pindah tempat," kata Hidayat, Kamis (20/8/2026).

Hidayat menduga buaya tersebut muncul ke permukaan karena kondisi suhu air yang sedang meningkat. Menurutnya, kemunculan buaya di sejumlah perairan sungai wilayah Sidoarjo belakangan ini juga cukup sering terjadi.

"Diduga karena suhu air naik, sehingga buaya muncul ke permukaan. Selama ini buaya tidak pernah mengganggu atau menakut-nakuti warga pesisir Timur Sidoarjo," ujarnya.

Dia menambahkan, masyarakat di sekitar lokasi selama ini sudah terbiasa dengan keberadaan satwa tersebut. Meski demikian, kemunculan buaya tetap perlu diwaspadai, terutama ketika warga melakukan aktivitas di sekitar sungai.

Sementara itu, petugas Balai Pengelolaan Sumber Daya Pesisir dan Laut (BPSPL), Suwardi, mengimbau masyarakat tidak mengganggu buaya apabila menjumpainya di pinggir sungai maupun di permukaan air.

"Masyarakat kalau menjumpai buaya sedang di pinggir atau di permukaan air, jangan diganggu," imbau Suwardi.

Menurut Suwardi, buaya yang muncul umumnya akan menjauh dari keramaian. Karena itu, masyarakat diminta tidak mendekati, mengejar, maupun melakukan tindakan yang dapat memancing respons satwa tersebut.

"Biasanya buaya itu akan menjauh dari keramaian masyarakat. Kalau ada aktivitas kemudian menjumpai buaya, dipastikan akan menjauh," pungkasnya.