NADIKABAR.COM — Anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) Budi Tanuwibowo menilai keterwakilan umat Khonghucu dalam Wantimpres menjadi bagian dari perjalanan Indonesia dalam menjaga prinsip Bhinneka Tunggal Ika.
Budi yang juga Ketua Umum Majelis Tinggi Agama Khonghucu Indonesia (MATAKIN) menyampaikan hal itu setelah dilantik Presiden Prabowo Subianto sebagai anggota Wantimpres di Istana Negara, Jakarta, Jumat.
"Nah, ini, dengan kejadian hari ini, peristiwa hari ini, saya merasa negeri ini benar-benar sudah memegang teguh salah satu pilarnya, semboyannya, Bhinneka Tunggal Ika," ucap dia.
Budi mengatakan umat Khonghucu merupakan bagian dari kelompok masyarakat dengan jumlah relatif kecil di Indonesia. Menurutnya, komunitas tersebut juga pernah mengalami pembatasan dalam menjalankan kehidupan keagamaannya pada masa lalu.
"Saya ini dari komunitas Konghucu, jumlahnya paling minim dan pernah mengalami proses pembekuan cukup lama dari tahun 78 sampai tahun 98," katanya.