NADIKABAR.COM β PT Bukalapak.com Tbk (Buka) terus memperkuat literasi keuangan dan keamanan digital bagi pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) guna meningkatkan pengembangan usaha mereka.
Plt Direktur Utama PT Bukalapak.com Tbk, Natalia Firmansyah menyatakan di era transformasi digital, ketersediaan akses terhadap layanan keuangan semakin luas.
Namun, lanjut dia dalam keterangannya di Jakarta, Rabu, akses tersebut seringkali tidak dilengkapi dengan pengetahuan pengelolaan keuangan usaha dan risiko keuangan digital seperti penipuan daring dan pinjaman daring (pinjol) ilegal.
Untuk menjembatani kesenjangan antara akses dan pemahaman keuangan digital, tahun ini pihaknya kembali menghadirkan Pelaku Usaha Jagoan Pencari Cuan (PUJAAN) Vol. 5 dengan tema βJagoan Buka Peluangβ yang bertujuan untuk meningkatkan literasi keuangan, literasi digital, serta keamanan siber para pelaku UMKM.
"Kehadiran PUJAAN ini merupakan komitmen perusahaan dalam membuka akses terhadap pengetahuan, jejaring, dan peluang penguatan UMKM," ujar dia pada acara Puncak Penganugerahan Kompetisi Modal PUJAAN Vol. 5, Selasa (27/10)
Selain penguatan literasi keuangan dan keamanan digital, serta pendampingan, program tersebut juga memberikan akses permodalan melalui kompetisi dengan hadiah puluhan juta rupiah guna mendukung pengembangan usaha pelaku UMKM.
Para pelaku UMKM diberikan mentoring untuk memperkuat kapasitas mereka dalam pengelolaan dan keamanan uang digital, pemahaman investasi, serta proses pengambilan keputusan bisnis yang tepat.
Pada kesempatan tersebut Wakil Menteri Perdagangan Dyah Roro Esti Widya Putri menilai penyelenggaraan PUJAAN memberikan manfaat nyata bagi pelaku UMKM dalam memanfaatkan platform digital untuk mengembangkan usaha.
Ia menekankan pentingnya kerja sama pemerintah dan sektor swasta dalam memperluas edukasi serta pendampingan bagi pelaku UMKM. Program seperti PUJAAN diharapkan dapat membantu pelaku usaha memanfaatkan peluang digital sekaligus memahami cara melindungi diri dari risikonya.
Senada dengan itu Deputi Bidang Kreativitas Digital dan Teknologi Kementerian Ekonomi Kreatif/Badan Ekonomi Kreatif, Muhammad Neil El Himam mendorong para pelaku UMKM agar tidak hanya menjadi pengguna teknologi, tetapi juga mampu memanfaatkannya sebagai sarana untuk menciptakan nilai tambah, membuka peluang usaha baru dan meningkatkan pendapatan secara berkelanjutan.
"Selain pemanfaatan teknologi digital, literasi keuangan juga menjadi aspek penting agar pelaku UMKM mampu mengelola keuntungan secara lebih produktif dan memperluas skala usaha,β ujarnya.
Berbeda dari tahun sebelumnya, Kompetisi Modal PUJAAN tahun ini terbuka untuk pelaku UMKM perempuan Mitra Bukalapak maupun pelaku UMKM baik laki-laki maupun perempuan di bawah binaan itemku, sebagai komitmen terhadap semangat pemberdayaan yang lebih inklusif.
Seluruh pemenang, empat Kategori Mitra Bukalapak dan tiga Kategori Itemku berhak atas akses permodalan tunai dan produk investasi dari BMoney, serta sejumlah fasilitas lain yang diharapkan dapat mempercepat pertumbuhan para pelaku UMKM dan mitra digital di Indonesia.