"Karena dari data BPS yang dikelolah oleh kementerian ekonomi kreatif, pekerja seni itu banyak sekali hampir 25 juta orang, mungkin memang pekerja seni ini banyak macamnya," ujar Tri Tito dalam keterangannya, Rabu (26/8/2026).
Ia berharap pameran semacam ini dapat rutin digelar setiap Bulan Agustus untuk merangkul para seniman, baik yang bergerak di jalur seni murni maupun seni kriya berbasis ekonomi keluarga. Terlebih lagi, kegiatan ini mengusung misi pemberdayaan perempuan sebagai garda terdepan pelestari warisan budaya bangsa.
"Hari ini pameran ini mempunyai tema merayakan perempuan, merawat warisan, merajut masa depan bukan main, karena tidak hanya merayakan kemerdekaan, tapi juga kita merayakan perempuan, karena kita ibu-ibu ini adalah tiang negara," tegasnya.