NADIKABAR.COM — Banyak negara menghadapi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) setiap tahunnya. Namun, ada satu negara yang memiliki program nasional 'menghijaukan' gurun sejak 1978.

Negara itu adalah China. Pada 1978, China memulai proyek 'Great Green Wall' di seluruh China bagian utara, mencakup sekitar 45 persen wilayah negara tersebut.

Proyek penghijauan ini bertujuan untuk melindungi lahan pertanian, desa, jalan raya, dan jalur kereta api dari perluasan gurun Gobi dan Taklamakan. Proyek ditargetkan selesai pada 2050.

China bukanlah negara yang tidak memiliki kasus karhutla. Per 1 Agustus 2026, karhutla di China masih menjadi yang terparah di tim redaksi 16 negara di dunia.

Luas karhutla sampai 1 Agustus mencapai 2,26 juta hektare. Meski api terus melahap sebagian hutan, pemerintah terus berambisi untuk menciptakan hutan baru selama beberapa dekade.