Menjawab Evolusi Pasar: Townhouse Bukan Lagi Pilihan Kompromi
Tren tersebut menjadi salah satu dasar pengembangan Highgrove, proyek luxury townhouse yang diperkenalkan CVIG di Roselands, New South Wales (NSW).
Highgrove dirancang untuk mempertahankan karakter utama rumah tapak dalam format yang lebih efisien terhadap penggunaan lahan. Konsep ini sekaligus menjawab persepsi bahwa townhouse merupakan pilihan kompromi bagi konsumen yang menginginkan kepemilikan properti dengan ruang lebih terbatas.
Chandra mengatakan pengembangan townhouse perlu mengutamakan kualitas hidup, kelapangan ruang, privasi, dan rasa memiliki, bukan sekadar memaksimalkan jumlah unit di atas lahan yang tersedia.
βHighgrove kami rancang dengan proporsi bangunan yang lapang, kepemilikan double garage, privasi tinggi, posisi elevated, serta lingkungan yang tenang untuk mempertahankan pengalaman landed living,β ujarnya.
Ruang Lebih Luas, Privasi Tetap Menjadi Prioritas
Dirancang oleh M.A.R.S Architecture & Interior Design Australia dengan konsep Contemporary Modern, Highgrove menawarkan strata area sekitar 240 hingga 340 meter persegi pada setiap unit.
Luas tersebut dirancang untuk memenuhi kebutuhan keluarga modern sekaligus memberikan pengalaman tinggal yang lebih privat. Proyek ini juga berada di area cul-de-sac atau jalan buntu, dengan intensitas lalu lintas lebih rendah dibandingkan jalan utama.