NADIKABAR.COM — Banyak orang tua ingin segera anaknya bisa belajar ke sekolah. Namun, pakar mengatakan pada usia prasekolah, bermain adalah cara paling ampuh bagi anak-anak untuk belajar.
Beberapa orang tua di wilayah perkotaan, banyak yang melakukan pendekatan pembelajaran dengan sebuah soal. Dalam beberapa kasus, bahkan ada anak prasekolah yang sudah diberikan pekerjaan rumah (PR).
Padahal, pembelajaran berbasis bermain justru yang memungkinkan anak-anak belajar melalui aktivitas yang menyenangkan. Bermain dapat membantu anak-anak kecil membangun kemampuan berbahasa, membaca, berhitung, berkonsentrasi, bersosialisasi, dan emosional.
"Secara umum, saya pikir kebanyakan orang akan setuju bahwa bermain mendukung perkembangan sosial emosional, tetapi mungkin kurang memahami bagaimana bermain juga dapat mendukung kemampuan literasi atau matematika awal," kata pakar bidang perkembangan manusia dan ilmu keluarga di Universitas Negeri Ohio, Erin G. Fox, dikutip dari earth.com.
Beberapa bukti menunjukkan bahwa pembelajaran melalui bermain juga dapat membangun keterampilan akademik awal dengan lebih baik daripada pengajaran langsung.
Untuk mengetahui bagaimana tanggapan guru, Fox dkk melakukan survei terhadap 110 guru yang berasal dari dua negara bagian di wilayah Midwest, Amerika Serikat. Jumlah tersebut terdiri dari 42 guru daerah pedesaan, 36 guru daerah perkotaan, dan 32 guru daerah pinggiran kota.