NADIKABAR.COM — Video bangunan semipermanen di tengah area pemakaman TPU Kristen Pandu, Kota Bandung, viral di media sosial. Bangunan yang tampak berdiri di tim redaksi makam tersebut disebut-sebut menjadi tempat tinggal warga.
Namun, setelah dilakukan pengecekan langsung ke lokasi, fakta di lapangan ternyata berbeda dengan informasi yang beredar di media sosial.
Kepala Satpol PP Jawa Barat, Akhmad Taufiqurrachman, mengatakan video yang beredar tersebut merupakan rekaman lama, yakni video yang diambil sekitar dua tahun lalu. Pihaknya pun langsung mengecek kondisi bangunan dan menemui warga yang disebut tinggal di lokasi tersebut.
"Tapi fakta di lapangan, jadi ternyata yang video tersebut adalah video lama, dua tahun yang lalu. Tadi kami sudah bertemu dengan Pak Dadang dan Bu Yati yang menempatinya," kata Akhmad saat dikonfirmasi, Selasa (15/9/2026).
Dari hasil pengecekan, bangunan semipermanen tersebut bukanlah rumah yang digunakan sebagai tempat tinggal. Bangunan itu dibuat Dadang untuk menyimpan berbagai peralatan yang digunakan dalam aktivitasnya sebagai relawan kebersihan di kawasan makam.
"Dan bangunan tersebut bukan rumah. Tapi dibuat dibuat gudang oleh Pak Dadang untuk menyimpan peralatan-peralatan karena Pak Dadang ini sehari-hari mengais rezeki membersihkan makam-makam dan memelihara makam-makam," ujarnya.
Bangunan tersebut memang dilengkapi sejumlah barang yang membuatnya terlihat seperti tempat tinggal. Dadang dan istrinya, Yati, juga kerap beristirahat di sana setelah melakukan aktivitas membersihkan dan merawat makam.
"Pun misalnya ada beberapa peralatan rumah tangga, jadi memang tempat tersebut sering juga digunakan untuk beristirahat. Tapi bukan tempat tinggal," tutur Akhmad.