NADIKABAR.COM — Kasus pengeroyokan sopir pikap pengangkut ayam di Jalan Kenyeri, Banjar Batubayan, Desa Taman, Kecamatan Abiansemal, Badung, Bali, akhirnya terkuak. Polisi menegaskan aksi penganiayaan tersebut dipicu rasa kesal pelaku lantaran korban kerap mengendarai mobil dengan kecepatan tinggi.

"Awalnya ada informasi saksi yang menyebut pelaku minta ayam. Namun setelah kami dalami, motif utamanya murni karena pelaku kesal korban kalau mengendarai kendaraan tidak pernah pelan," ujar Plt Kapolsek Abiansemal AKP Komang Juniawan, Kamis (27/8/2026).

Insiden penganiayaan ini bermula saat korban NP bersama tiga rekannya diserang oleh lima orang pelaku pada Selasa (18/8/2026) sekitar pukul 01.50 Wita. Pengeroyokan yang terjadi di area kandang ayam tersebut sempat viral di media sosial sebelum akhirnya dilaporkan ke polisi.