"Tujuan akhirnya adalah agar perjuangan bangsa Palestina terus diingat dan November dapat menjadi bulan solidaritas Palestina di tingkat internasional, bukan hanya di Indonesia, tetapi juga di seluruh dunia," katanya.

Sementara itu, Ketua Presidium AWG, Muhammad Anshorullah, menegaskan bahwa pembelaan terhadap Palestina dan Masjid Al-Aqsa harus terus diperkuat melalui konsistensi gerakan, kesatuan arah, dan keterlibatan berbagai elemen masyarakat.

"Pembelaan terhadap Palestina dan Al-Aqsa tidak boleh melemah, apalagi berhenti. BSP yang diperingati setiap November menjadi momentum untuk memperkuat kembali komitmen, menyatukan gerakan, dan mengonsolidasikan berbagai aktivitas advokasi yang telah dilakukan sepanjang tahun," katanya.

Ia menambahkan bahwa melalui BSP 2026 diharapkan seluruh elemen masyarakat, aktivis, dan lembaga solidaritas di Indonesia dan mancanegara dapat terus memperkuat sinergi dalam menyuarakan keadilan dan mendukung kemerdekaan Palestina.