NADIKABAR.COM β€” Presiden Bulgaria Iliana Iotova menyerukan pembentukan zona navigasi yang aman dan bebas di perairan Laut Hitam dan menyatakan bahwa pihaknya tengah menyusun inisiatif untuk merealisasikan hal tersebut.

"Bulgaria tidak bisa dan tidak ingin tinggal diam… dan saat ini kami sedang mempersiapkan sebuah inisiatif," kata Iotova dalam Sidang Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) di New York, Rabu (23/9) waktu setempat.

Melalui inisiatif itu, ia menuturkan bahwa Bulgaria akan bekerja sama dengan negara-negara lainnya di kawasan tersebut serta seluruh pihak yang berkepentingan untuk mencapai kesepakatan dan mengambil tindakan bersama guna menjamin kebebasan dan keamanan navigasi di Laut Hitam.

Iotova menekankan bahwa perairan tersebut harus menjadi zona yang aman untuk mendukung operasional di sektor energi, perdagangan, dan pariwisata, sehingga negara-negara di wilayah itu dapat hidup berdampingan secara damai.

Lebih lanjut, ia menyoroti potensi risiko akibat terganggunya jalur pelayaran di kawasan tersebut.

"Ketidakmampuan untuk mengekspor biji-bijian dan pupuk telah menciptakan ancaman kelaparan yang nyata pada musim dingin ini di beberapa negara, serta berpotensi mengganggu hasil panen pada tahun 2027 mendatang," ujarnya.

Penerjemah: Uyu Septiyati Liman