Melalui program tersebut, lanjut dia, jagung disalurkan kepada peternak melalui koperasi atau asosiasi mitra kerja sama.
Ia mengharapkan penyaluran dengan harga yang telah ditetapkan pemerintah dapat membantu peternak menghadapi gejolak harga bahan baku pakan di pasaran.
Menurut dia, ketersediaan jagung dengan harga terjangkau menjadi salah satu upaya untuk mendukung keberlangsungan usaha peternakan rakyat.
“Jagung merupakan komoditas penting dalam penyediaan bahan baku pakan, khususnya bagi peternak ayam petelur yang membutuhkan pasokan secara berkelanjutan,” katanya.
Lebih lanjut, dia mengatakan berdasarkan laporan realisasi SPHP jagung per 9 Oktober 2026, Bulog Kancab Banyumas memiliki alokasi sebanyak 836.550 kilogram.