"Pentingnya memastikan besarnya capaian pengadaan nasional diikuti pengelolaan dan pemerataan stok pangan hingga seluruh wilayah Indonesia, termasuk kawasan kepulauan. Melalui kunjungan kerja ini, kami ingin memastikan bahwa stok beras yang dikelola BULOG benar-benar tersedia, terjaga kualitasnya, dan siap memenuhi kebutuhan masyarakat. Keberhasilan pengadaan di tingkat nasional harus diimbangi dengan kesiapan distribusi hingga ke daerah, sehingga ketahanan pangan dapat dirasakan secara merata oleh seluruh masyarakat," ujar Siti Hediati.

Wakil Direktur Utama Perum BULOG Mayor Jenderal TNI (Purn.) Dr. Marga Taufiq, S.H., M.H., menyampaikan bahwa keberhasilan menembus angka 4 juta ton merupakan tonggak bersejarah sekaligus bukti nyata keseriusan BULOG dalam menjalankan amanah Pemerintah. Alhamdulillah, hari ini kita dapat mensyukuri sebuah pencapaian yang sangat membanggakan. Untuk pertama kalinya sepanjang sejarah BULOG, pengadaan gabah dan beras dalam negeri berhasil melampaui 4 juta ton setara beras, bahkan telah mencapai 4.115.014 ton. Ini bukan sekadar pencapaian angka, melainkan hasil kerja keras seluruh insan BULOG yang bergerak bersama para petani, mitra penggilingan, serta seluruh pemangku kepentingan dalam memperkuat ketahanan pangan nasional.

"Kami sampaikan penghargaan atas dukungan Pemerintah, Komisi IV DPR RI serta seluruh pihak yang terus memperkuat langkah BULOG dalam mengoptimalkan pengadaan dan pengelolaan stok pangan nasional. Kami menyampaikan terima kasih atas kepercayaan Bapak Presiden Prabowo Subianto kepada BULOG, dukungan Komisi IV DPR RI, Kementerian Pertanian, Badan Pangan Nasional, pemerintah daerah, TNI, para petani, Jajaran Bulog serta seluruh mitra kerja. Capaian ini menjadi penyemangat bagi kami untuk terus bekerja lebih baik. Pengadaan yang kuat harus diikuti pengelolaan stok yang optimal, sehingga cadangan pangan Pemerintah benar-benar dapat dimanfaatkan untuk menjaga ketersediaan dan stabilitas pangan bagi masyarakat," ujar Marga Taufiq.