NADIKABAR.COM — Perum Bulog tengah berkoordinasi dengan Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) terkait rencana lelang 380 ribu ton beras, termasuk menyiapkan pembagian volume beras untuk setiap provinsi.
"Ya ini sedang proses ke KPKNL," kata Direktur Utama Perum Bulog Ahmad Rizal Ramdhani seusai menghadiri rapat koordinasi terbatas di Kementerian Koordinator Bidang Pangan, Jakarta, Rabu.
Rizal mengatakan koordinasi tersebut dilakukan untuk menyiapkan mekanisme penjualan beras yang nantinya dimanfaatkan sebagai bahan baku pembuatan tepung beras.
Selain pembahasan dengan KPKNL, Bulog sedang mengatur pembagian volume beras yang akan dilelang di masing-masing provinsi melalui Direktorat Pemasaran.
"Nanti pembagian per provinsinya berapa sedang diurus oleh Direktur Pemasaran kami," ujarnya.
Ia menjelaskan proses lelang itu berkaitan dengan KPKNL di berbagai wilayah Indonesia, sehingga pelaksanaannya tidak hanya berpusat di Jakarta.