Sementara itu, salah satu pedagang beras di Pasar Bunulrejo, Supriono, menyatakan, suplai beras premium yang telah diterima merupakan sebuah terobosan dari Bulog, pasalnya komoditas itu sudah sulit ditemui dan mengalami kenaikan harga selama sekitar satu bulan ke belakang.
"Berasnya baru jadi perkenalan dulu hari ini di pasar, kami coba mempromosikan satu sampai minggu ke depan kepada pembeli. Harganya Rp148 ribu untuk 10 kilogram," kata dia.
Selama harga mengalami peningkatan, kata dia. masyarakat dikatakannya cenderung menahan diri untuk membeli beras premium dan memilih menghabiskan stok yang tersisa di rumah.
"Kalau untuk konsumsi rumah tangga ibu-ibu tetap memilih premium, sedangkan beras SPHP ada pasarnya sendiri untuk pedagang makanan sama UMKM," kata dia.