NADIKABAR.COM β€” Perum Badan Urusan Logistik (Bulog) Kantor Wilayah (Kanwil) Maluku dan Maluku Utara melakukan sejumlah langkah mitigasi untuk menjaga pemenuhan pasokan pangan di tengah musim kemarau, melalui penyerapan beras dari petani, penyaluran bantuan pangan, hingga penambahan stok dari luar daerah.

β€œKalau itu sudah langsung tugas dari Presiden. Jadi dari awal tahun kita sudah menyerap dan saat ini penyerapan itu sudah hampir empat juta ton. Jadi stok yang kita punya secara nasional atau di seluruh Indonesia itu ada lima juta ton,” kata Manager pemasaran Bulog Kanwil Maluku dan Malut Chandra AG, di Ambon, Rabu.

Stok beras yang tersedia di Maluku saat ini mencapai 9.183.899 ton dan dipastikan mampu memenuhi kebutuhan pangan masyarakat hingga enam bulan ke depan.

Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya Bulog menjaga ketersediaan pangan, terutama di tengah musim kemarau yang dapat memengaruhi produksi pertanian dan pasokan pangan di sejumlah wilayah.

Khusus di Maluku, Bulog tetap melakukan penyerapan beras secara langsung dari petani di sejumlah sentra pertanian, di antaranya Gemba, Seram Bagian Barat, Kobi, Maluku dan Desa Waenetat, Kabupaten Buru.