NADIKABAR.COM — Direktur Utama Perum Bulog Ahmad Rizal Ramdhani memastikan akan mendukung penuh kebutuhan beras di seluruh Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) untuk memudahkan masyarakat mengakses beras.
"Kami akan lebih senang kalau banyak KDMP menjadi tempat penjualan beras Bulog," kata Ahmad di Jakarta, Jumat.
Bulog akan mendukung penuh pengoperasian KDMP di seluruh Indonesia dengan memberikan kemudahan bagi pengurus dalam mengakses beras Bulog.
Ahmad menjelaskan untuk KDMP pihaknya tidak akan membatasi pengambilan produk Bulog, di mana yang biasanya terdapat pembatasan pembelian beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) maksimal sebanyak dua ton untuk pengecer di pasar Sistem Pemantauan Pasar dan Kebutuhan Pokok (SP2KP), di KDMP dibebaskan.
Selain itu, kata Rizal pembayarannya pun lebih fleksibel yaitu bisa tempo selama 30 hari kerja, dan itu semua merupakan upaya dukungan penuh dari Perum Bulog.
"Khusus untuk KDMP berapa pun yang dibutuhkan akan kami dukung," ujar Ahmad.
Dukungan penuh dari Bulog itu, kata Rizal, upaya mempermudah masyarakat dalam mendapatkan beras yang terjangkau melalui KDMP.
Ia mengakui ketika KDMP beroperasi dan menjual beras SPHP, maka akan semakin banyak tempat untuk menyalurkan beras medium dari Bulog.
"Tempat penjualan kami nanti akan lebih banyak dan ini memberikan kemudahan kepada masyarakat untuk dapat mengakses dan membeli beras dengan murah," katanya menambahkan.
Sebelumnya, Ahmad menyatakan telah mendistribusikan beras untuk Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) sebanyak 877 ribu ton pada pengadaan dua tahap.
Menurut dia, Bulog sendiri menerima penugasan dari pemerintah untuk mendistribusikan beras SPHP kepada masyarakat dalam rangka mengendalikan harga di pasaran.
Apalagi kata dia, beras SPHP dijual dengan harga yang kompetitif yaitu Rp62.500 per 5 kilogram dan pada tahap awal penugasan yaitu sebanyak 828 ribu ton.
Kemudian, lanjut Ahmad, setelah semua beras SPHP tahap pertama terdistribusikan, pemerintah kembali menugaskan Bulog untuk mendistribusikan sebanyak 74.182 ton dan telah terdistribusi 49 ribu ton, sehingga secara keseluruhan beras SPHP yang telah terdistribusi kepada masyarakat sebanyak 877 ribu ton.