"Memang betul beras-beras tersedia di pasaran. Tinggal kita nanti mendistribusikannya lebih cepat supaya betul-betul sampai ke pengecer-pengecer maupun ritel-ritel yang ada di desa-desa," ucap Rizal.
Selain beras SPHP, Bulog juga menyiapkan beras premium untuk kebutuhan masyarakat. Ia merinci Bulog menyiapkan sekitar 507 ton beras premium setiap hari ke seluruh Indonesia.
Namun, jumlah tersebut baru sekitar 10 persen dari kebutuhan nasional, sementara sekitar 90 persen kebutuhan beras premium lainnya dipasok oleh perusahaan swasta.
"Sesuai dengan yang diperintahkan oleh Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas) dengan harga eceran tertinggi, harga beras medium Rp12.500 per kilogram dan beras premium Rp14.900," ucap Rizal.
Lebih lanjut, Rizal mengatakan dalam waktu dekat pemerintah juga akan memperkuat jaringan distribusi melalui Koperasi Desa Merah Putih untuk menambah titik penyaluran beras, baik jenis medium maupun premium.