Cadangan beras pemerintah tersebut digunakan untuk berbagai kebutuhan, mulai dari bantuan pangan masyarakat, stabilisasi pasokan dan harga pangan, hingga kebutuhan penanganan kondisi tertentu.
“CBP kita digunakan untuk bantuan pangan, stabilisasi harga dan pasokan, kemudian ada juga cadangan untuk bencana alam,” ujar Yudha.
Ia menjelaskan ketahanan stok Bulog Semarang saat ini mampu memenuhi kebutuhan sekitar empat hingga lima bulan ke depan sebelum memasuki masa panen berikutnya di tahun 2027.
Perhitungan tersebut mempertimbangkan kebutuhan penyaluran rutin, termasuk program bantuan pangan yang dalam tiga bulan terakhir mencapai sekitar 20.000 hingga 22.000 ton setiap bulan.