NADIKABAR.COM — Perum Badan Urusan Logistik (Bulog) menyiapkan tambahan pasokan beras premium untuk memperkuat ketersediaan komoditas di jaringan ritel modern di seluruh Indonesia.
"Jadi memang kalau berasnya Bulog tadi saya laporkan, untuk beras premium itu per hari kami sekitar 600 ton. Itu yang kami salurkan ke seluruh ritel di tanah air," kata Direktur Utama Perum Bulog Ahmad Rizal Ramadhani usai mendampingi Ketua Komisi IV DPR RI Titiek Soeharto melakukan pemantauan ketersediaan dan harga beras di Pasar Induk Beras Cipinang (PIBC), Jakarta Timur, Jumat.
Upaya tersebut dilakukan setelah dalam pemantauan ditemukan bahwa ketersediaan beras di pasar induk cukup banyak, tetapi pasokan beras di sejumlah ritel modern masih perlu diperkuat.
Menurut Rizal, Bulog tidak dapat bekerja sendiri dalam memenuhi kebutuhan beras premium di seluruh jaringan perdagangan. Oleh karena itu, pihaknya mengajak pelaku usaha penggilingan dan pengusaha beras di daerah untuk ikut meningkatkan pasokan ke ritel modern.
"Harapan kami ada tambahan dari 10 kali lipat dari masing-masing pengusaha-pengusaha di masing-masing daerah," ujarnya.
Dia menilai kebutuhan beras premium nasional sebagian besar memang dipenuhi oleh pihak swasta. Bulog sendiri menyediakan sekitar 507 hingga 600 ton beras premium per hari, sementara sekitar 90 persen kebutuhan nasional lainnya didukung oleh pelaku usaha swasta.
Menurut dia, sinergi antara Bulog dan pihak swasta menjadi penting untuk memastikan ketersediaan beras tidak hanya berada di pasar induk, tetapi juga menjangkau konsumen di berbagai daerah.