"Gudang-gudang Bulog sendiri pun sudah tidak muat lagi untuk menyimpan beras Bulog. Oleh karena itu, Bulog harus menyewa gudang-gudang swasta untuk menempatkan beras-beras tersebut," katanya.
Ia mengatakan stok tersebut selanjutnya akan digunakan untuk mendukung penyaluran sejumlah program pemerintah, termasuk tambahan bantuan pangan yang akan disalurkan kepada sekitar 33,2 juta penerima manfaat pada periode Oktober hingga Desember 2026.
Selain itu, kata dia, Bulog juga akan menyalurkan tambahan beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) sebanyak 1 juta ton.
Dengan adanya penyaluran tersebut, pihaknya memperkirakan stok beras yang dikuasai hingga akhir tahun masih berada pada level yang memadai.