NADIKABAR.COM — Menpora Erick Thohir menyebut perjuangan Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin menjadi momentum penting perjuangan kontingen Indonesia dalam mencapai target empat medali emas di Asian Games 2026. Dia menunggu emas-emas lainnya dari cabor yang sudah berjanji.
Medali emas Leo/Daniel memastikan cabang olahraga (cabor) bulutangkis mempersembahkan dua emas. Hasil ini melampaui target awal yang disepakati antara Kemenpora dengan Komite Olimpiade Indonesia (KOI) dan para pengurus cabor, yaitu satu emas.
Capaian Leo/Daniel juga memiliki nilai sejarah bagi bulutangkis Indonesia. Sebab, emas ganda putra Asian Games kembali menjadi milik Indonesia setelah terakhir kali diraih pada Asian Games Jakarta 2018, melalui pasangan Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Fernaldi Gideon.
Erick mengapresiasi seluruh jajaran atlet dan pengurus bulutangkis karena mampu melampaui target emas yang telah ditetapkan.
"Saya memberikan apresiasi dan berterima kasih kepada tim bulu tangkis Indonesia. Target kita adalah satu emas, tetapi hari ini cabor bulu tangkis sudah mampu mempersembahkan dua emas," kata Erick dalam keterangan tertulisnya, Selasa (29/9/2026).
"Ini semua berkat komitmen, kerja keras atlet, pelatih, ofisial, pengurus federasi, serta seluruh tim yang telah mempersiapkan kontingen secara serius menghadapi Asian Games."
Selain bulutangkis, Menpora berusia 56 tahun ini juga memberikan apresiasi kepada cabang olahraga angkat besi yang telah memenuhi target sekeping emas, sesuai kesepakatan awal.
"Kita juga memberikan apresiasi kepada angkat besi yang sudah mendapatkan satu emas sesuai dengan target. Ini menunjukkan bahwa target yang telah ditetapkan dapat menjadi motivasi dan acuan bersama untuk memberikan yang terbaik bagi Indonesia," katanya.
Namun, Erick menegaskan bahwa perjuangan kontingen Indonesia belum selesai. Kemenpora terus menunggu prestasi cabor-cabor lainnya yang menjanjikan medali emas di Asian Games 2026
"Kita masih menunggu perjuangan dari cabang-cabang olahraga lain yang juga menjanjikan emas. Karena setiap cabor harus menjaga komitmen untuk memenuhi target yang telah disepakati bersama. Karena itu, saya berharap seluruh atlet yang masih bertanding bisa terus fokus, menjaga semangat, dan memberikan kemampuan terbaiknya," tutur Erick.
Erick meminta keberhasilan Leo/Daniel dan perjuangan para peraih emas sebelumnya menjadi energi positif bagi seluruh kontingen Indonesia.
"Sekarang kita sudah mendapatkan tiga emas. Tinggal satu emas lagi dari target yang sudah kita tetapkan. Jadikan pencapaian emas ini sebagai pemacu semangat atlet-atlet kita yang masih berjuang untuk mendapatkan emas berikutnya. Kita kawal bersama perjuangan ini sampai pertandingan terakhir. Semoga emas berikutnya segera hadir dan target empat emas dapat kita capai," tutup Erick.