βSetiap lahan memiliki karakteristik yang berbeda. Karena itu, penting untuk memahami kondisi tanah terlebih dahulu agar metode pengembangan yang diterapkan sesuai dengan kebutuhan dan potensi lahan tersebut,β ujar Ramavito.
Di Cijeruk, Bumibaru memfokuskan pengembangan lahan pada budidaya ubi ungu melalui pemulihan kondisi tanah dan penerapan metode budidaya yang disesuaikan dengan kebutuhan tanaman.
Sementara itu, pengembangan lahan di Jonggol diarahkan untuk budidaya sejumlah komoditas hortikultura, antara lain durian, pisang, alpukat, dan cabai, dengan mempertimbangkan kondisi lahan serta potensi produksinya.