NADIKABAR.COM β€” Bunda PAUD Kelurahan Kebon Melati, Tanah Abang, Esty Ayu Purwaningtyas mengajak sebanyak 35 anak dari delapan PAUD mengunjungi Perpustakaan Nasional Republik Indonesia (Perpusnas) untuk menumbuhkan minat baca sejak dini di tengah masifnya perkembangan digital.

β€œKita tahu sekarang ini zaman sudah semakin digital, tetapi kita tetap harus menanamkan kecintaan anak-anak terhadap buku. Jangan sampai perkembangan teknologi membuat anak-anak jauh dari kebiasaan membaca,” ujar Esty dalam keterangan tertulis di Jakarta, Senin.

Ia menyampaikan dalam kunjungan tersebut anak-anak diajak mengenal dunia literasi dan mendengarkan cerita dari buku berjudul "Empat Kata Ajaib dari Hutan Ceria" karya Bunda PAUD Kota Jakarta Pusat Witri Yenny Arifin.

Melalui kegiatan bercerita, anak-anak diperkenalkan dengan nilai-nilai positif yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

Esty mengatakan kunjungan tersebut merupakan kegiatan pertama yang dilaksanakan Bunda PAUD Kelurahan Kebon Melati.

Pihaknya berencana menjadikan kegiatan serupa sebagai agenda rutin dengan mengunjungi sejumlah perpustakaan di Jakarta.

β€œKe depannya akan kita jadikan agenda rutin. Tidak hanya ke Perpusnas, tetapi juga bisa ke perpustakaan-perpustakaan lain yang ada di wilayah Jakarta,” katanya.

Selain literasi, Bunda PAUD Kebon Melati juga menggelar kegiatan untuk mendukung kreativitas dan mengenalkan berbagai keterampilan kepada anak.

Adapun di antaranya pawai kebudayaan untuk memperingati Hari Kartini serta Market Day yang melibatkan seluruh PAUD di wilayah tersebut.

Melalui Market Day, anak-anak diperkenalkan dengan kewirausahaan, mulai dari belajar berjualan, membuat makanan, hingga menghasilkan kerajinan tangan untuk dipasarkan.

Esty menambahkan kegiatan tersebut juga menjadi sarana sosialisasi kepada masyarakat mengenai pentingnya pendidikan anak usia dini, termasuk mendukung program wajib belajar 13 tahun yang mencakup satu tahun pendidikan prasekolah.

Ia berharap berbagai kegiatan tersebut dapat memperluas akses pendidikan PAUD sekaligus menekan angka Anak Tidak Sekolah (ATS) pada jenjang tersebut.

β€œHarapan kami, semakin banyak anak-anak yang bisa bersekolah di PAUD. Semoga melalui kegiatan hari ini mereka semakin senang membaca, mencintai buku, dan tumbuh menjadi generasi emas Indonesia,” kata Esty.