NADIKABAR.COM — Pasukan Militer Amerika Serikat (AS) di Okinawa, Jepang, memutuskan untuk memperpanjang pemberlakuan jam malam selama satu bulan ke depan bagi pasukannya, menyusul keterlibatan sejumlah personel dalam aksi kriminal di wilayah tersebut.
Jam malam itu diberlakukan sejak 9 Oktober lalu mulai tengah malam hingga pukul 05.00. Awalnya, pembatasan aktivitas tersebut dijadwalkan berakhir pada Minggu (8/11), tapi kini resmi diperpanjang hingga 7 Desember mendatang bagi para personel berpangkat di bawah sersan.
Keputusan tersebut diambil setelah seorang anggota marinir ditangkap kepolisian setempat akibat mengemudi dalam kondisi mabuk saat jam malam berlangsung.