Menurut dia, demokrasi merupakan proses pendewasaan politik yang menuntut keikhlasan ketika terdapat perbedaan pilihan antarwarga yang berpotensi menimbulkan konflik.
"Demokrasi itu prosesnya memang harus memilih, ya mesti ada yang menang ada yang kalah, pasti itu," ujarnya.
Halim juga menceritakan pengalamannya ketika kalah dalam sebuah kontestasi politik, tetapi tetap menerima hasil tersebut dengan ikhlas dan tidak menimbulkan kegaduhan di lingkungan masyarakat.
"Saya dulu kalah itu juga pernah, tapi saya juga tidak mengamuk, ya harus lilo legowo (ikhlas dan berlapang dada). Itulah demokrasi," katanya.
Ia menilai seluruh calon lurah merupakan putra-putri terbaik Bantul yang berani berkompetisi untuk memajukan kalurahannya masing-masing.