Untuk memperluas pengabdian kader, Pagar Nusa juga mendorong peningkatan kompetensi di berbagai bidang, termasuk melalui rencana akses Pendidikan Khusus Profesi Advokat bagi 2 ribu kader yang dijajaki bersama Dewan Pengacara Nasional Indonesia.

Nabil turut memaparkan rencana pengembangan sistem administrasi digital e-Pagar Nusa yang diperkirakan membutuhkan waktu 12 hingga 14 bulan.

Sistem tersebut dirancang untuk mengintegrasikan layanan administrasi, pengelolaan kepengurusan, data keanggotaan, rekam prestasi atlet, dan layanan pendampingan hukum.

Sementara itu, Rais Syuriah PWNU Jawa Tengah, KH Ubaidillah Shodaqoh mengingatkan bahwa dakwah dan pembentukan akhlak harus tetap menjadi ruh perjuangan Pagar Nusa. Ia juga meminta organisasi menjaga jati diri dan tidak membiarkan kepentingan politik menggeser tujuan pengabdian.

Konferwil IV turut dihadiri Wakil Ketua PWNU Jawa Tengah, Agus Riyanto serta unsur Ketua DPRD, Kapolres, Dandim, dan Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Blora. Dalam rangkaian kegiatan, para kader juga mengikuti sumpah dan janji setia kepada Pagar Nusa dan Nahdlatul Ulama.