Rudy mengatakan program MBG tidak hanya bertujuan meningkatkan pemenuhan gizi peserta didik, tetapi juga memberikan dampak terhadap pertumbuhan ekonomi masyarakat di daerah.
Keberadaan dapur SPPG di berbagai wilayah, kata dia, turut mendorong perputaran ekonomi melalui penyerapan hasil pertanian dan kebutuhan bahan pangan lokal.
"Perputaran uang, perputaran ekonomi di setiap wilayah, salah satunya di Kabupaten Bogor, dengan adanya dapur-dapur SPPG, dengan adanya program makan bergizi gratis, kita pemerintah daerah sangat diuntungkan," ujarnya.
Ia menjelaskan keuntungan tersebut bukan berupa tambahan pendapatan yang masuk secara langsung ke dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD), melainkan peningkatan aktivitas ekonomi yang manfaatnya dirasakan masyarakat.
Menurut Rudy, kebutuhan bahan pangan untuk operasional dapur SPPG membuka peluang pasar bagi petani dan pelaku usaha lokal sehingga hasil produksi pertanian dapat terserap.