NADIKABAR.COM — Pemerintah Kabupaten Kebumen menggelar rapat evaluasi terkait pelaksanaan Pekan Olahraga Daerah (POPDA) Tingkat Provinsi Jawa Tengah Tahun 2026. Evaluasi dilakukan setelah penggunaan mikrobus engkel untuk mengangkut atlet pelajar menuju Semarang menjadi sorotan di media sosial.
Kabid Kepemudaan dan Olahraga, Tri Mujiyanto, menjelaskan kontingen Kebumen tahun ini terdiri atas 321 orang. Jumlah tersebut meliputi 248 atlet dari alokasi dinas, 16 atlet mandiri, serta 57 pelatih dan official.
Kontingen didampingi oleh tujuh orang unsur dinas dan lima orang panitia pelaksana (Panpel). Para atlet ditempatkan di penginapan BPBMP Semarang untuk bertanding pada 18 cabang olahraga yang tersebar di 14 venue di 3 kabupaten/kota (Kendal, Pati, dan Kota Semarang).
Kebutuhan anggaran dan logistik POPDA 202 meningkat dibandingkan dengan tahun sebelumnya. Hal ini didorong oleh beberapa faktor.
Jumlah cabang olahraga bertambah dari 16 menjadi 18 cabor. Kebijakan baru dari provinsi juga memperbolehkan juara 1 dan 2 cabor beregu lolos ke tingkat provinsi (sebelumnya hanya juara 1), yang mendongkrak kuota atlet secara drastis dari 209 orang pada tahun 2025 menjadi 522 potensi kuota pada 2026 (dengan realisasi keberangkatan 312 atlet).
POPDA tahun ini dilaksanakan dalam satu tahap penuh selama 6 hari berjenjang (1-6 September 2026), berbeda dengan tahun sebelumnya yang dibagi menjadi dua tahap (SD/SMP dan SMA terpisah).