NADIKABAR.COM β Bupati Kuningan Dian Rachmat Yanuar menyebutkan penyebab kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di kawasan Gunung Ciremai, Jawa Barat masih diselidiki dan pemerintah daerah memprioritaskan pemadaman agar api tidak meluas.
βKalau hari ini saya belum bisa memastikan, tapi yang pasti penyelidikan terus berjalan dan kami sekarang fokus saja dulu kepada penyelesaian bagaimana kebakarannya supaya tidak meluas,β kata Dian saat ditemui di Posko Karhutla Gunung Ciremai Kuningan, Jumat.
Ia mengatakan dugaan kesengajaan pernah ditemukan dalam kejadian kebakaran sebelumnya di kawasan tersebut, bahkan sejumlah orang telah diproses terkait kasus tersebut.
Namun, Dian belum dapat memastikan apakah kebakaran yang sedang terjadi saat ini juga disebabkan oleh tindakan sengaja atau faktor lainnya.
Menurut dia, kawasan tersebut memiliki tingkat kerawanan kebakaran yang tinggi, karena kejadian serupa berulang hampir setiap tahun.
βYang pasti kami sampaikan memang titik ini kita sekat-sekat kan memang rawan kebakaran,β ujarnya.
Pemerintah Kabupaten Kuningan bersama unsur TNI, Polri, relawan, dan masyarakat kini memusatkan perhatian pada upaya pemadaman di sejumlah titik kebakaran.
Dian menyebutkan lokasi api yang sebelumnya berada di sekitar Karang Dinding telah bergeser ke kawasan Bukit 1.000 bintang dan berpotensi mendekati wilayah Kabupaten Majalengka.
Untuk mengendalikan penyebaran api, kata dia, petugas melakukan pembuatan sekat bakar serta pemadaman secara manual dengan peralatan yang tersedia di lapangan.
Pemerintah daerah, lanjut dia, mengupayakan bantuan pemadaman melalui udara atau water bombing dengan dukungan pemerintah pusat dan TNI Angkatan Udara.
Dian mengatakan rencana bantuan tersebut merupakan bagian dari upaya penanganan kebakaran yang terus dikoordinasikan bersama pemerintah provinsi dan instansi terkait.
Di sisi lain, pihaknya menyiapkan kebutuhan logistik bagi petugas dan relawan yang bekerja di lapangan dengan dukungan dari berbagai instansi.
Ia menyebutkan jumlah personel gabungan yang terlibat dalam penanganan kebakaran, mencapai sekitar 1.000 orang dari 20 institusi dan unsur relawan.
βSaya juga meminta kewaspadaan kepada seluruh warga, termasuk pada kepala desa untuk waspada dan ketika terjadi, semuanya harus turut membantu,β ucap dia.