"Karena tentu begitu ada laporan, karena ini delik aduan, begitu ada laporan langsung ditindaklanjuti oleh Pak Kapolres," jelasnya.
Dia lantas mengungkap telah melakukan berbagai pendekatan untuk mencegah masyarakat, khususnya generasi muda terlibat dalam aktivitas negatif dalam satu tahun delapan bulan kepemimpinannya. Pendekatan tersebut dilakukan melalui sektor ekonomi, pendidikan, keagamaan, hingga sosial kemasyarakatan.
"Dengan Sidrap sebagai lumbung beras, kita naikkan produksinya, kita naikkan pendapatan masyarakat untuk menghindari adanya godaan-godaan hukum tertentu untuk mengajak anak-anak muda untuk terlibat di situ," ujarnya.
Selain itu, Ketua DPW NasDem Sulsel ini juga mengaku terus mendorong anak-anak yang putus sekolah agar kembali mendapatkan pendidikan. Upaya tersebut dinilai penting untuk mencegah generasi muda terjerumus dalam kegiatan negatif.
"Kami meng-upgrade di sektor pendidikan ini agar supaya anak-anak tidak sekolah itu kita dorong supaya kembali sekolah agar tidak mau terlibat unsur-unsur kegiatan negatif," tegasnya.
Di sektor keagamaan, Pemkab Sidrap menjalankan program Sidrap Berkah dengan melibatkan para ulama dan tim dakwah untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat. Para ulama turun melakukan penyampaian kepada masyarakat agar hal-hal yang negatif di Sidrap selama ini terstigma kurang baik.
"Insyaallah lewat dakwah, lewat pendekatan keagamaan itu bisa hilang di tengah-tengah masyarakat," ungkap mantan wakil ketua DPRD Sulsel ini.