"Lapangan pekerjaan di Jakarta walaupun sudah mengalami penurunan, dari dulu selalu rata-ratanya enam persen, sekarang 5,79 persen, ada penurunan yang sangat signifikan, tetapi belum memenuhi kebutuhan, keinginan publik," ujarnya.

Pramono berharap kegiatan tersebut dapat dimanfaatkan masyarakat untuk memperoleh pekerjaan dan membangun masa depan.

"Saya mendoakan bagi semuanya untuk segera mendapatkan pekerjaan, gunakan, manfaatkan kesempatan ini sebaik-baiknya untuk mendapatkan pekerjaan dan membangun masa depan saudara-saudara sekalian," tuturnya.

Sementara itu, Kepala Disnakertransgi DKI Jakarta Syaripudin mengatakan tingkat pengangguran terbuka di Jakarta pada Mei 2026 tercatat sebesar 5,79% atau sekitar 323 ribu orang. Angka tersebut turun dibandingkan akhir 2024 yang mencapai 6,21% atau sekitar 337 ribu orang.