NADIKABAR.COM — Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) memperluas akses pembiayaan, pemasaran, dan legalitas bagi pelaku UMKM di Kalbar melalui Bursa Wirausaha Unggulan (BWU) untuk mempercepat pertumbuhan usaha dan penciptaan wirausaha baru.
“Pertumbuhan ini tidak akan mungkin tercapai tanpa dukungan kebijakan dari pemerintah. Dukungan tersebut mencakup aspek pembiayaan, legalitas, sertifikasi, serta akses pasar,” kata Menteri UMKM Maman Abdurrahman di Pontianak, Senin, saat menghadiri BWU Kalbar bertema “Berani Mulai, Bertumbuh, Siap Berdampak” di Auditorium Universitas Tanjungpura (Untan).
Menurut dia, BWU merupakan program fasilitasi dan pencocokan bisnis (business matching) untuk membantu calon pengusaha, mahasiswa, serta pelaku UMKM mengembangkan usaha melalui akses pembiayaan, pendampingan, dan perluasan jaringan pemasaran.
Program tersebut menjadi salah satu upaya Kementerian UMKM mendukung target penciptaan 10 juta wirausaha baru hingga 2029, sekaligus mendorong sektor usaha menjadi penggerak penyerapan tenaga kerja.
Maman mengatakan pelaku UMKM membutuhkan dukungan konkret agar produk mereka tidak hanya mampu diproduksi, tetapi juga memenuhi persyaratan usaha dan menjangkau pasar yang lebih luas.