NADIKABAR.COM — Warga salah satu desa di Kecamatan Wonosalam, Jombang geger karena ulah buruh tani yang diduga memerkosa siswi kelas 9 SMP. Kasus ini sempat memicu pertikaian keluarga karena terduga pelaku saudara sepupu korban.
Kepala Desa setempat, WR menyebut terduga pelaku, EW (33), sebab EW ponakan ayah tiri korban. Terduga pelaku pendatang karena berasal dari desa sebelah.
"Terduga tersangka ini memang asli desa sebelah, tapi menikah di desa kami," jelasnya kepada NadiKabar, Selasa (1/9/2026).
Dugaan perkosaan ini, lanjut WR, terjadi pada Sabtu (29/8) malam. Saat itu, korban menjadi panitia lomba 17 Agustus di kampungnya. Gadis berusia 15 tahun ini pun didatangi EW sekitar pukul 21.00 WIB.
Malam itu, EW pura-pura minta bantuan korban untuk mengambil sepeda motor di kampung halamannya. Tanpa menaruh curiga karena masih saudara, korban pun bersedia membantu terduga pelaku.
"Terduga pelaku membonceng korban dengan sepeda motor. Sampai di jalan sepi, ia berhenti alasannya kehabisan bensin," terangnya.
Malam itu, EW berhenti di gubuk tengah tegalan Dusun Sarangan, Desa Jarak, Wonosalam, Jombang. Di tempat sepi dan gelap inilah ia memerkosa siswi kelas 9 SMP tersebut. Ia meminta korban tutup mulut setelah puas melampiaskan nafsunya.