Setiba di lokasi, pengemudi bus melihat ada percikan api di bagian belakang yang terpantau melalui kaca spion.

"Kemudian pengemudi menepikan kendaraan dan jumlah penumpang 15 semua turun dan dua crew mencari APAR (alat pemadam api ringan) untuk memadamkan," kata Dwi Panji.

Hanya saja alat pemadam tersebut ternyata tidak mampu menjinakkan api yang kian membesar. Bahkan api menjalar ke semua bagian bus.

"Pengemudi kemudian meminta seluruh penumpang segera turun dan menyelamatkan barang-barang yang dibawanya," ungkapnya.