NADIKABAR.COM β Balai Wilayah Sungai (BWS) Sumatera V Padang masih terus melakukan upaya pengembalian alur sungai dan normalisasi titik-titik limpasan air yang mengalami pendangkalan parah dampak bencana alam di Kabupaten Solok, Sumatera Barat.
βPenanganan pengembalian alur sungai sepanjang dua kilometer dari lebar eksisting enam meter, sekarang tidak terlihat lagi alirannya,β kata Kepala BWS Sumatera V Padang Reski Wahyudi di Kabupaten Solok, Kamis.
Saat ini material sedimen sisa bencana alam yang terjadi pada Senin (21/9/2026) telah menutupi aliran sungai yang berada tepat di sebelah Pusat Pemerintahan Kabupaten Solok itu, secara signifikan.
Menurutnya, kondisi pendangkalan tersebut sangat berpotensi memicu banjir bandang susulan apabila terjadi curah hujan dengan intensitas tinggi kembali terjadi di wilayah itu.
Dia menargetkan proses penanganan awal rampung dalam dua minggu dengan mengerahkan empat unit alat berat yang difokuskan langsung di area sungai.