NADIKABAR.COM β Setelah menjadi produsen mobil terbesar di China, BYD kini berupaya menaklukkan pasar luar negeri, salah satunya Eropa, yang menurut perusahaan akan membutuhkan empat pabrik sebagai bagian dari ekspansi besar di kawasan tersebut.
Langkah ini berpotensi mengubah persaingan industri otomotif Eropa dan memberikan tekanan kepada para produsen otomotif yang sudah lama beroperasi di kawasan tersebut.
Penasihat BYD untuk operasional Eropa sekaligus mantan eksekutif Fiat Chrysler, Alfredo Altavilla, yang dikutip laman Carscoops, Jumat (18/9) waktu setempat, mengungkapkan bahwa awal pekan ini BYD ingin membangun tiga pabrik perakitan kendaraan di Eropa, ditambah satu fasilitas yang khusus digunakan untuk merakit baterai kendaraan listrik (EV).
BYD baru saja menyelesaikan pembangunan pabrik di Szeged, Hungaria, dan telah memulai produksi percobaan. Altavilla mengatakan merek tersebut juga telah mulai berdiskusi dengan produsen mobil dan pemerintah di Spanyol, Prancis, serta Italia terkait lokasi pabrik lainnya.