NADIKABAR.COM — BYD bersiap meluncurkan pikap Shark 6 ke pasar China setelah meraih kesuksesan di pasar global.

Menurut laporan CarNewsChina, merek kelas atas BYD, Fangchengbao, akan menghadirkan Shark 6 versi China.

Publikasi Drive pada Sabtu mewartakan bahwa mobil versi Fangchengbao hanya akan menggunakan nama Shark tanpa menyertakan angka '6' di belakangnya.

Spesifikasi sistem penggerak kendaraan tersebut akan sama persis dengan model Shark 6 Dynamic dan Premium yang dijual di Australia.

Kendaraan itu akan menggunakan mesin berbahan bakar bensin turbocharged 1,5 liter empat silinder bertenaga 135 kW ditambah dua motor listrik yang masing-masing bertenaga 170 kW di poros depan dan 150 kW di poros belakang. Keluaran tenaga gabungannya 321 kW.

Mobil untuk pasar Tiongkok bobot kosongnya tercatat 2.710 kg, sama persis dengan Shark 6 Premium versi Australia.

Berdasarkan dokumen sertifikasi China, kapasitas angkut kendaraan itu 460 kilogram atau 330 kilogram lebih sedikit dibandingkan kapasitas angkut mobil yang dijual di Australia.

Perbedaan lainnya terlihat pada eksterior. Versi China akan menggunakan logo berbentuk empat berlian pada grille dan setir sebagai pengganti logo BYD pada kendaraan versi ekspor.​​​​​​​

Fangchengbao telah memulai kampanye peluncuran mobil itu dengan slogan "sang raja kembali dari luar negeri."​​​​​​​

Shark 6 telah dipasarkan di sejumlah negara, termasuk Brasil, Cile, Meksiko, Australia, dan Afrika Selatan.

Australia merupakan pasar terbesar model mobil tersebut. Sekitar 85 persen dari total produksi Shark 6 terserap di negara itu.

Penjualan Shark 6 di berbagai pasar secara keseluruhan turun 25,7 persen. Di Australia, penjualannya hingga akhir Agustus 2026 turun 6,4 persen dibandingkan dengan periode yang sama tahun 2025.

Di segmen pasar pikap China, GWM saat ini menjadi salah satu pemain utama dengan model Poer.