NADIKABAR.COM — BYD Co., produsen kendaraan listrik asal China, pada Selasa (29/9) meluncurkan versi terbaru dari SUV kelas menengah Atto 3 yang dinamai BYD Atto 3 EX di Jepang dalam upaya untuk meningkatkan penjualan di tengah peningkatan permintaan global terhadap kendaraan listrik yang didorong oleh lonjakan harga bahan bakar minyak.
Menurut warta Kyodo pada Selasa (29/9), BYD Atto 3 EX tersedia dalam pilihan penggerak empat roda dan penggerak roda belakang.
Kendaraan elektrik itu mampu menempuh jarak 150 km lebih jauh dalam sekali pengisian daya dibandingkan dengan model sebelumnya.
Menurut BYD Auto Japan, unit BYD di Jepang, Atto 3 EX juga mendapat peningkatan kapasitas maksimum pengisian daya cepat serta dilengkapi konsol baru yang dapat mendinginkan dan memanaskan barang.
BYD memasuki pasar otomotif Jepang pada tahun 2023 dan sampai sekarang sudah meluncurkan enam model di negara itu.
Pemerintah Jepang menargetkan penjualan mobil penumpang baru seluruhnya terdiri atas kendaraan bertenaga listrik pada 2035.
Guna mencapai target tersebut, pemerintah memberikan subsidi guna mendorong pembelian kendaraan yang lebih ramah lingkungan seperti kendaraan listrik, kendaraan sel bahan bakar, dan kendaraan listrik hibrida plug-in.
BYD secara global menjual 2,67 juta unit kendaraan listrik dalam delapan bulan hingga Agustus 2026.
Angka penjualan kendaraan listrik BYD di luar pasar China selama kurun itu mencapai 1,16 juta unit atau naik 86 persen dari periode yang sama tahun sebelumnya.
Presiden BYD Auto Japan Atsuki Tofukuji mengatakan, peningkatan itu terutama didorong oleh meningkatnya permintaan dari konsumen yang beralih dari mobil berbahan bakar bensin akibat lonjakan harga bahan bakar minyak.
Sementara itu, penjualan kendaraan listrik BYD di pasar China, tempat perekonomian sedang melambat dan persaingan domestik ketat, turun 41 persen secara tahunan menjadi 1,51 juta unit sepanjang Januari hingga Agustus 2026.