NADIKABAR.COM — Jenama otomotif asal China, BYD, dijadwalkan bakal meluncurkan Seagull generasi kedua yang diklaim memiliki beragam perubahan signifikan pada segi dimensi, tenaga motor listrik, serta teknologi keselamatan berbasis LiDAR.
CarnewsChina pada Kamis, melaporkan bahwa model terbaru tersebut memiliki panjang 4.205 milimeter (mm), lebar 1.810 mm, tinggi 1.570 mm, dan jarak sumbu roda 2.650 mm.
Dimensinya bertambah 425 mm dibandingkan model sebelumnya, sedangkan jarak sumbu roda memanjang 150 mm
Perubahan tersebut membuat Seagull beralih dari hatchback listrik berukuran kecil menjadi kendaraan dengan ruang kabin yang lebih besar. Kapasitas penumpangnya juga meningkat dari empat menjadi lima orang.
Dari sisi penggerak, Seagull generasi kedua menggunakan motor listrik sinkron magnet permanen dengan tenaga maksimum 95 kilowatt (kW) atau setara 127 tenaga kuda (hp). Angka tersebut meningkat dibandingkan generasi sebelumnya yang memiliki tenaga 55 kW.
Mobil listrik ini juga diperkirakan menggunakan baterai lithium iron phosphate (LFP) Blade Battery generasi kedua. Berdasarkan laporan sebelumnya, tersedia pilihan kapasitas baterai 30 kWh dan 39,2 kWh, dengan jarak tempuh masing-masing mencapai 320 kilometer (km) dan 420 km berdasarkan pengujian CLTC di China.
Salah satu pembaruan penting adalah penggunaan sensor LiDAR yang ditempatkan di bagian atap pada varian tertentu. Perangkat tersebut mendukung sistem bantuan berkendara cerdas BYD, termasuk teknologi DiPilot 300 atau God’s Eye B di pasar China.
Kendati demikian, LiDAR tidak disebut tersedia pada seluruh varian. Karena itu, kelengkapan sistem bantuan berkendara akan bergantung pada konfigurasi kendaraan yang dipasarkan.
Pada bagian interior, BYD melakukan perombakan dasbor dengan layar sentuh tengah berukuran lebih besar dan menghilangkan panel instrumen konvensional terpisah.
Sejumlah tombol fisik tetap dipertahankan, sementara konsol tengah dilengkapi tempat pengisian daya nirkabel dan ruang penyimpanan.
BYD telah membuka pemesanan awal untuk model tersebut di China sejak 9 Oktober, tetapi harga resminya belum diumumkan.
Peluncuran pada 20 Oktober diharapkan menjadi momentum pengungkapan spesifikasi final dan harga kendaraan listrik tersebut.