NADIKABAR.COM — Niat calon penumpang untuk bepergian menggunakan bus dari Terminal Tipe A Mengwi, Kabupaten Badung, Bali, seketika buyar akibat ulah para calo tiket. Saat kendaraan masih melaju mendekati area pintu masuk, oknum-oknum tak dikenal kerap nekat mencegat di tengah jalan demi memaksa calon penumpang membeli 'tiket putih' berharga mahal sebelum sempat menginjakkan kaki di loket resmi.
"Saya ke terminal diantar ojol. Pas di gapura terminal itu sudah ada sekitar dua orang, nyetop motor saya nyuruh beli tiket di sana, ya ganggu penumpang," kata salah satu calon penumpang, Rian (28), yang mengaku sempat mengalami intimidasi pada Sabtu (29/8/2026) lalu.
Laporan maraknya aksi pencegatan dan pemaksaan ini dibenarkan pengelola terminal yang mengaku telah menerima banyak aduan serupa dari calon penumpang. Para oknum tersebut sengaja beroperasi di luar area steril terminal untuk mengelabui dan menjebak calon penumpang yang belum memahami alur pembelian tiket.
"Banyak pengaduan terkait pencaloan yang ada di depan Terminal Mengwi, baik melalui ulasan media sosial maupun pengaduan langsung ke kantor. Pelaku biasanya menunggu di tengah jalan untuk memberhentikan penumpang dan memaksa mereka membeli tiket putih," kata Kepala Terminal Tipe A Mengwi, I Dewa Gede Tantara Tesa Putra, Kamis (3/9/2026).
Modus yang digunakan adalah memberikan tiket perantara berwarna putih berupa kertas cetak biasa bahkan berupa salinan yang tentunya tidak terlihat tiket asli, dengan harga yang sudah dinaikkan dari tarif resminya. Nantinya, lembaran kertas tersebut ditukarkan kembali oleh penumpang di loket resmi yang berada di dalam terminal.