"Saat menguasai bola, ia mampu bekerja sama dengan baik di area sisi lapangan, melakukan operan serta menerima bola secara efektif, dan selalu sigap untuk segera membantu serangan. Saat tidak menguasai bola, ia tampil gemilang dalam melakukan pergerakan untuk merebut kembali bola di masa transisi, serta efektif dalam memenangkan duel dan menjaga area sisi lapangan," tulis UEFA Technical Observer Group.

Calvin Verdonk mengaku senang dengan membawa gelar MOTM Liga Champions. Apalagi, Verdonk jadi pemain pertama Indonesia yang mendapatkannya.

"Saya akan menaruhnya di samping TV, jadi saya bisa terus melihatnya," ujar Verdonk dilansir dari situs resmi klub.