Prabowo dan Luhut memiliki jejak kebersamaan yang panjang sejak keduanya membentuk satuan elite Sat Penanggulangan Teror (Gultor) '81. Prabowo dan Luhut yang sama-sama tergabung dalam Kopassus ditempatkan dalam satuan antiteror yang kala itu baru dibentuk, yakni unit Detasemen 81/Penanggulangan Teror yang dikenal sebagai Gultor 81.

Saat itu, Luhut yang berpangkat mayor menjadi komandan pertama Gultor. Sementara, Prabowo yang menyandang pangkat kapten merupakan wakilnya.