"Oleh sebab itu, kami kini merevitalisasi Blok M menjadi kawasan berorientasi transit (transit-oriented development/TOD) yang terintegrasi, yang memadukan moda transportasi massal, ruang niaga, dan fasilitas publik," tuturnya.

Pramono berharap pengembangan kawasan berbasis transportasi publik dapat memperluas aktivitas ekonomi sekaligus memberikan ruang bagi pelaku usaha dan komunitas kreatif untuk berkembang.

Selain Blok M, Pemprov DKI Jakarta juga menyiapkan penataan kawasan Pasar Baru dan Glodok Pecinan untuk menjadi pusat aktivitas baru di Jakarta. Penataan kedua kawasan tersebut akan dilakukan dengan mempertimbangkan kesiapan infrastruktur transportasi, termasuk pengembangan MRT Jakarta.