NADIKABAR.COM — Wakil Wali Kota Mojokerto, Rachman Sidharta Arisandi mengatakan bahwa capaian program cek kesehatan gratis (CKG) di Kota Mojokerto berdasar data Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur per 23 Oktober 2026 mencapai 97,84 persen.

"Capaian itu merupakan yang tertinggi di antara 38 kabupaten/kota di Jawa Timur," ujar Rachman Sidharta di Mojokerto, Kamis.

Berbicara pada kegiatan Evaluasi Pelaksanaan Pemeriksaan Kesehatan Gratis di kota setempat ia mengapresiasi capaian itu sebagai hasil kerja bersama tenaga kesehatan, pemerintah kewilayahan, dan berbagai pihak yang terlibat.

Namun demikian, dia mengingatkan pemeriksaan merupakan pintu masuk untuk mengenali kondisi kesehatan masyarakat.

Menurut dia, manfaat program selanjutnya bergantung pada pemahaman warga terhadap hasil pemeriksaan, kesinambungan tindak lanjut, dan perubahan perilaku hidup sehat.

"Angka capaian menunjukkan seberapa luas pelayanan telah menjangkau masyarakat. Sementara manfaat yang dirasakan warga menunjukkan seberapa bermakna pelayanan tersebut bagi kehidupan mereka," katanya.

Ia mengatakan CKG memiliki hubungan langsung dengan Panca Cita pembangunan Kota Mojokerto, terutama peningkatan kualitas sumber daya manusia.

"Kesehatan juga berkaitan dengan produktivitas ekonomi, ketahanan sosial, tata kelola pemerintahan, serta kualitas lingkungan," katanya.

Ia berharap hasil pemeriksaan kesehatan dapat menjadi salah satu masukan dalam merumuskan kebijakan pembangunan daerah yang semakin responsif terhadap kebutuhan masyarakat.

"Dengan demikian, keberhasilan program nasional tersebut dapat memberikan kontribusi nyata bagi terwujudnya masyarakat Kota Mojokerto yang sehat, produktif, dan sejahtera," katanya.