NADIKABAR.COM — Keberadaan jamur di kamar mandi tentu bisa membuat penghuni rumah merasa jengkel. Selain mengganggu tampilan karena membuat kamar mandi terlihat kotor, jamur juga dapat meningkatkan risiko munculnya berbagai masalah kesehatan.

Jamur mudah tumbuh di kamar mandi karena kondisi lingkungannya yang lembap, terlebih jika sirkulasi udaranya tidak bagus, tentu bisa jadi tempat perkembangbiakannya.

"Kapan pun ada banyak kelembapan, itu menjadi lingkungan sempurna untuk jamur dan kapang tumbuh," kata pakar kebersihan Vanessa Amaro, dikutip detikProperti dari Martha Stewart.

Biasanya, jamur bisa tumbuh di dinding, ubin, maupun nat. Warnanya bisa bermacam-macam, kadang hijau, hitam, merah, atau seperti titik atau noda. Jika tidak segera dibersihkan, bisa membuat kamar mandi bau.

Lantas, bagaimana cara menghilangkan jamur di kamar mandi? Berikut ini informasinya.

Sebagai catatan, jangan pernah mencampur produk pembersih seperti pemutih dengan cuka, atau hidrogen peroksida dengan cuka, karena kombinasi itu bisa menghasilkan uap beracun.

Bagaimana jikaada noda membandel? Bisa dilakukan dengan memakai pasta baking soda, caranya:

Jika memakai cuka maupun baking soda masih tidak bisa apalagi jamur semakin menyebar, timbul alergi, bau menyengat, dan jamur terus kembali, sebaiknya gunakan jasa profesional.

Usai mandi, pakai handuk atau alat penyeka (squeegee) untuk segera mengeringkan dinding, kaca, dan lantai guna menyingkirkan sisa air.

"Mengeringkan area tersebut selama satu atau dua menit saja sudah membantu mencegah kelembapan tertinggal," ungkap Amaro.

Nyalakan exhaust fan di kamar mandi saat dan sesudah mandi atau bisa juga dengan membuka jendela. Aliran udara yang baik merupakan kunci untuk menjaga area yang rentan lembap ini tetap kering dan bebas jamur.

Setelah selesai mandi, biarkan pintu atau tirai kamar mandi tetap terbuka supaya udara bisa bersirkulasi dan membantu segala sesuatunya mengering lebih cepat.

Bersihkan area mandi setidaknya seminggu sekali. Ketika membersihkan, pastikan untuk menyingkirkan seluruh produk dari area mandi supaya bisa menjangkau seluruh sudut dan celah.

Langkah ini mencegah penumpukan sisa sabun dan minyak tubuh, yang merupakan penyebab utama munculnya jamur dan lumut.

Jangan lupa untuk melakukan disinfeksi secara berkala. Gunakan cairan pembersih disinfektan untuk mencegah pertumbuhan jamur dan lumut, sehingga pembersihan menyeluruh di kemudian hari menjadi lebih mudah dilakukan.