NADIKABAR.COM — Abu vulkanik yang bertebaran setelah erupsi gunung api tidak hanya mengganggu aktivitas masyarakat, tetapi juga dapat membahayakan kendaraan.
Partikel abu yang menempel pada bodi mobil atau motor bisa membuat permukaan kendaraan tergores ketika dibersihkan dengan cara yang salah. Abu yang masuk ke bagian mesin juga berpotensi mengganggu kinerja kendaraan.
Lantas, bagaimana tips membersihkan kendaraan yang terkena abu vulkanik? Simak ulasannya berikut ini, sebagaimana disarikan dari Health Hazards of Volcanic Ash, A Guide for the Public yang disusun oleh Jaringan Internasional Bahaya Kesehatan Vulkanik (IVHHN).
Abu gunung api berbeda dari debu biasa. Partikelnya memiliki sudut dan struktur kristal yang dapat menggores atau mengikis permukaan ketika dibersihkan menggunakan kain, sikat, atau alat lainnya.
Risiko tersebut tidak hanya terjadi pada cat kendaraan. Abu juga dapat masuk ke bagian-bagian penting kendaraan, terutama sistem penyaringan udara dan komponen mesin.
Abu yang kering juga mudah kembali terangkat ke udara. Karena itu, membersihkan kendaraan dengan mengelap abu kering justru dapat membuat partikel menyebar dan meningkatkan risiko terhirup.
Langkah pertama yang paling aman adalah mengurangi penggunaan kendaraan ketika hujan abu masih berlangsung atau jalanan dipenuhi abu vulkanik.
Kendaraan yang melintas dapat mengangkat kembali abu ke udara. Selain mengurangi jarak pandang, kondisi tersebut juga dapat mengganggu pengguna jalan lain. Abu yang menumpuk di jalan juga dapat membuat permukaan menjadi licin.
Jika berkendara benar-benar diperlukan, lakukan dengan kecepatan rendah. Nyalakan lampu kendaraan dan pastikan cairan pembersih kaca depan tersedia dalam jumlah cukup.
Jangan pakai wiper untuk membersihkan abu kering yang menempel di kaca depan. Partikel abu yang keras dapat menggores permukaan kaca.
Jika kendaraan sudah terkena abu vulkanik, berikut langkah yang dapat dilakukan:
1. Kenakan Masker dan Pelindung Mata
Selalu gunakan masker saat membersihkan kendaraan. Jika tidak ada, kain yang dibasahi dapat digunakan sebagai perlindungan sementara.
Gunakan juga kacamata, terutama ketika membersihkan kendaraan di lingkungan yang kering dan masih banyak abu beterbangan.
Hindari penggunaan lensa kontak saat berada di lingkungan penuh abu karena partikel dapat menyebabkan iritasi pada mata.
Jangan langsung mengelap atau menggosok bodi kendaraan yang dipenuhi abu dalam kondisi kering. Partikel abu yang tajam dapat bertindak seperti bahan abrasif dan menimbulkan goresan pada cat.
Abu sebaiknya terlebih dahulu dibasahi dengan air secukupnya. Tujuannya agar abu tidak mudah beterbangan dan lebih mudah dilepaskan dari permukaan kendaraan.