NADIKABAR.COM — Skin barrier atau lapisan pelindung kulit berperan menjaga kelembapan sekaligus melindungi kulit dari berbagai faktor yang dapat menyebabkan iritasi.

Dermatolog Geeta Yadav mengatakan skin barrier merupakan lapisan terluar kulit yang tersusun dari sel kulit dan lemak seperti ceramide. Lapisan tersebut membantu menjaga air tetap berada di dalam kulit sekaligus menjadi pelindung dari lingkungan luar.

Mengutip Real Simple pada Selasa (22/9), skin barrier dapat melemah karena berbagai faktor, mulai dari penggunaan produk eksfoliasi secara berlebihan, pembersih yang terlalu keras, retinoid, paparan sinar matahari, hingga cuaca yang kering.

Dermatolog Mona Gohara mengatakan kulit yang mengalami gangguan pada lapisan pelindungnya dapat menunjukkan sejumlah tanda, seperti terasa perih ketika menggunakan produk perawatan yang biasanya tidak menimbulkan masalah, terasa kencang setelah mencuci wajah, kemerahan, kering, atau mengelupas.

Ketika kondisi tersebut muncul, Gohara menyarankan untuk mengurangi penggunaan produk perawatan yang berpotensi mengiritasi kulit dan kembali pada rutinitas yang lebih sederhana.

Rutinitas tersebut dapat mencakup pembersih wajah yang lembut, pelembap, dan tabir surya. Pelembap dengan kandungan seperti ceramide, niacinamide, gliserin, atau panthenol juga dapat membantu menjaga kelembapan kulit.

Yadav mengatakan pemilihan produk perawatan kulit sebaiknya disesuaikan dengan kondisi masing-masing. Kulit yang sangat kering atau sensitif membutuhkan perhatian berbeda dibandingkan kulit yang hanya mengalami kekeringan ringan.

Selain produk perawatan, kebiasaan sehari-hari juga perlu diperhatikan. Penggunaan air yang terlalu panas saat mandi atau mencuci wajah dapat membuat kulit semakin kering.

Paparan sinar matahari juga dapat memengaruhi kondisi skin barrier. Karena itu, penggunaan tabir surya secara rutin tetap diperlukan sebagai bagian dari perawatan kulit.

Gohara menyarankan agar masyarakat tidak terlalu banyak menggunakan produk sekaligus, terutama ketika kulit sedang mengalami iritasi. Penggunaan produk secara berlebihan justru dapat membuat sulit mengetahui bahan mana yang menyebabkan masalah pada kulit.

Menjaga skin barrier pada dasarnya dapat dilakukan dengan mempertahankan kelembapan kulit dan menghindari kebiasaan yang dapat menyebabkan iritasi. Rutinitas perawatan yang sederhana dan konsisten dapat membantu menjaga kondisi lapisan pelindung kulit.

Penerjemah: Farika Nur Khotimah