Bagian ini memuat visualisasi grafik batang horizontal yang menggambarkan komposisi intensitas titik panas (kategori Rendah, Sedang, dan Tinggi) per provinsi. Grafik ini memudahkan publik maupun tim lapangan untuk mengidentifikasi wilayah dengan konsentrasi hotspot tertinggi yang membutuhkan prioritas penanganan.
Fitur ini menampilkan pengerahan kekuatan di lapangan, mencakup komposisi personel dari berbagai instansi seperti TNI, Polri, BPBD, Pemda, perusahaan, relawan, MPA, Polisi Hutan, Manggala Agni, hingga Pemerintah Pusat. Publik juga dapat melihat detail operasional armada udara, jumlah sortie penerbangan (patroli, water bombing, dan OMC), serta volume bahan semai dan air yang telah dikerahkan.
Subbagian ini menyediakan pemantauan dampak lingkungan melalui tingkat konsentrasi partikulat PM2.5 dan jarak pandang (visibility) di bandara terdekat dari wilayah terdampak. Data ditampilkan berdasarkan kategori risiko (seperti Sedang, Tidak Sehat, Sangat Tidak Sehat, hingga Berbahaya) untuk membantu masyarakat mengantisipasi dampak asap karhutla.