NADIKABAR.COM — Pelatih Manchester United, Michael Carrick enggan memusingkan nasibnya di tengah rumor pemecatan usai babak belur dengan kekalahan 0-3 dari Bournemouth di Old Trafford, Minggu (25/10) malam WIB.
Dalam konferensi pers usai laga, Carrick menjawab pertanyaan tentang masa depan di tengah situasi runyam. Pelatih 45 tahun itu menegaskan bakal tetap profesional di posisinya saat ini.
"Saya paham situasinya. [Tapi] saya tidak berharap apapun tentang hal tertentu, sejujurnya. Saya menanggapinya dengan biasa saja," kata Carrick dikutip dari Sky Sports.
Carrick yang baru menjalankan jabatan pelatih permanen musim ini menjalani guncangan hebat dari performa tim. Sudah delapan pertandingan beruntun tak ada kemenangan bagi The Reds Devils.
Selama periode gelap sebulan belakangan, Bruno Fernandes dan kawan-kawan hanya terpaut satu poin dari zona degradasi, gugur dari Carabao Cup, dan dipermalukan Como 1-4 di Liga Champions.
"Saya mencintai tempat ini dan akan tetap melakukan yang terbaik. Selalu seperti itu untuk klub ini, terlepas dari apapun keputusannya nanti. Saya tidak berharap apapun saat ini," ucapnya.
Di tengah kondisi runyam, dua nama muncul ke permukaan sebagai pengganti Carrick. Mereka adalah Eddie Howe dan Julian Nagelsmann.
Eddie Howe disebut pantas menggantikan Carrick karena memiliki pengalaman di sejumlah klub Premier League seperti Bournemouth dan Newcastle United. Sedangkan Nagelsmann dipandang sebagai juru taktik inovatif dengan rekam jejak di Hoffenheim, RB Leipzig, Bayern Munchen, hingga timnas Jerman.